Para guru dan tenaga kependidikan di Kota Dumai keberatan gaji mereka dipotong langsung melalui rekening bank untuk iuran anggota PGRI. Pasalnya, mereka menilai kinerja pengurus selama ini tidak memberikan manfaat untuk anggota.
Menanggapi hal itu, Praktisi Pendidikan Drs. H. Amrizal, M.Pd.I mengatakan bahwa bila kondisinya seperti itu, maka kinerja pengurus PGRI Kota Dumai perlu dievaluasi. Dari hasil evaluasi, anggota merasa kinerja pengurus tidak mampu menjalankan fungsi dan tujuan organisasi, maka kepengurusan bisa diganti.
"Inilah yang perlu dievaluasi oleh anggota. Kalau memang tidak mampu menjalankan tugas dan fungsi, jalan keluarnya adalah mempertanyakan kepada pengurus. Apakah mampu menjalankan tugas atau tidak? Bila tak mampu, maka bisa dilakukan pergantian pengurus," kata dia ketika dikonfirmasi, Senin (7/9).
Menurutnya, organisasi profesi PGRI itu bergerak layaknya serikat pekerja yang memperjuangkan hak, martabat, kesejahteraan, dan kepastian perlindungan hukum bagi tenaga pendidik.
Apalagi, akhir-akhir ini ramai diberitakan bahwa banyak guru yang dipermasalahkan wali murid, diremehkan, bahkan terjadinya pemukulan terhadap guru. Namun, perlindungan hukum terhadap guru saat ini terkesan makin lemah.
Bila guru mengalami persoalan hukum, maka PGRI harus berada di depan sebagai pembela guru dan hak-hak guru. Begitu juga jika ada yang sakit, meninggal, dan lainnya, maka pengurus harus bergerak cepat memberikan kepedulian.
"Jadi, PGRI itu bagus untuk wadah perjuangan guru yang dilindungi oleh pemerintah. Tinggal lagi jika ada yang perlu dibenahi, diperbaiki, dan diperhatikan untuk kemaslahatan guru," ucap mantan Ketua Komisi I DPRD Kota Dumai ini.
Berdasarkan hal ini, kata dia, setiap organisasi punya AD/ART yang disepakati bersama. Salah satunya adalah adanya kewajiban anggota membayar iuran untuk organisasi. Maka kewajiban ini perlu untuk ditunaikan dan dilaksanakan agar organisasi bisa jalan. Selain kewajiban, tentunya anggota juga punya hak sebagaimana fungsi dan tujuan organisasi profesi itu didirikan.***(yus)


0 Komentar