Professional Services Centre Alliance Menghubungkan Dunia Usaha di Singapura, Indonesia, dan Kawasan Regional

 


xxx 

LSAF Global, bekerja sama dengan ISCA dan Professional Services (PS) Centre Alliance, menghadirkan ekosistem PS Centre bagi dunia usaha di Indonesia.

SINGAPURA –  4 September 2026 – Perusahaan yang ingin mengembangkan bisnis ke negara lain mungkin membutuhkan dukungan dari akuntan, pengacara, konsultan pajak, spesialis talenta, serta mitra bisnis lokal sebelum mengambil langkah pertama.

Tantangannya sering kali bukan menemukan tenaga profesional yang dapat membantu, melainkan mengetahui dari mana harus memulai.

LSAF Global, bekerja sama dengan Institute of Singapore Chartered Accountants (ISCA) dan Professional Services (PS) Centre Alliance, menghadirkan ekosistem PS Centre ke Indonesia untuk menghubungkan bisnis dengan keahlian profesional, jaringan terpercaya, dan berbagai peluang di Singapura, Indonesia, serta kawasan regional.

PS Centre merupakan jaringan kolaboratif yang bertujuan mempermudah proses tersebut dengan menyediakan titik awal yang terpercaya bagi perusahaan untuk menemukan tenaga profesional, memperoleh pemahaman mengenai pasar lokal, serta membangun koneksi bisnis ketika melakukan ekspansi di kawasan regional.

Perusahaan di Indonesia dapat memanfaatkan jaringan PS Centre yang saat ini mencakup Hongqiao di Shanghai, Ho Chi Minh City, Nanjing, dan Singapura.

Jaringan ini akan terus berkembang, dengan Johor, Shenzhen, dan Bangkok sebagai beberapa lokasi berikutnya yang sedang dikembangkan.

Bersama-sama, PS Centres dan ekosistem yang lebih luas ini diharapkan dapat menciptakan jalur bisnis terpercaya di seluruh kawasan, sehingga perusahaan yang memasuki pasar baru tidak perlu memulai dari nol.

Bisnis Lintas Negara Semakin Kompleks

Kolaborasi di Indonesia ini hadir di tengah semakin banyaknya perusahaan yang mencari peluang pertumbuhan di luar negeri, sekaligus menghadapi lingkungan bisnis yang semakin kompleks.

Tarif dan ketegangan geopolitik mengubah lokasi perusahaan dalam melakukan produksi dan mencari sumber pasokan. Rantai pasok sedang dirancang ulang. AI dan risiko siber menciptakan berbagai tantangan baru bagi bisnis. Persyaratan keberlanjutan juga mengubah cara perusahaan menjalankan kegiatan operasional dan menyusun laporan.

Seringnya, berbagai persoalan tersebut tidak dapat ditangani hanya oleh satu bidang profesi.

Sebuah perusahaan mungkin awalnya hanya memiliki pertanyaan mengenai tarif, tetapi kemudian menyadari bahwa mereka juga membutuhkan nasihat terkait pajak, hukum, dan rantai pasok. Perusahaan lain mungkin melihat peluang di Indonesia, tetapi membutuhkan bantuan untuk menemukan mitra lokal dan memahami cara terbaik untuk memasuki pasar tersebut.

Ekosistem PS Centre mempertemukan berbagai keahlian dan jaringan bisnis sehingga perusahaan tidak harus menghadapi berbagai persoalan tersebut sendirian.

Kolaborasi ini berlangsung di tengah kuatnya hubungan ekonomi antara Singapura dan Indonesia.

Dari Singapura ke Indonesia dan dari Indonesia ke Kawasan Regional

Ekosistem PS Centre dirancang untuk mendukung bisnis di berbagai pasar.

Perusahaan Singapura yang ingin memasuki Indonesia dapat terhubung dengan tenaga profesional lokal, jaringan bisnis, dan mitra di lapangan melalui LSAF Global dan ekosistem PS Centre yang lebih luas.

Sementara itu, perusahaan Indonesia yang ingin mengembangkan bisnis ke Singapura dapat memanfaatkan PS Centre Singapura serta ekosistem layanan profesional yang tersedia di Singapura.

Perusahaan yang ingin menjajaki pasar di luar Indonesia dan Singapura juga dapat memanfaatkan jaringan yang tersedia di Vietnam dan Tiongkok. Seiring dengan dibukanya pusat-pusat baru, jaringan tersebut akan diperluas ke lebih banyak pasar.

Di berbagai lokasi yang telah beroperasi, jaringan PS Centre telah memfasilitasi lebih dari 90 koneksi bisnis, mendukung 100 perusahaan, serta melibatkan lebih dari 700 perusahaan dan tenaga profesional.

Ambisi yang diusung bukan sekadar membuka pusat di berbagai kota.

Ambisinya adalah membangun ekosistem yang saling terhubung serta menciptakan jalur bisnis terpercaya yang menghubungkan peluang di satu pasar dengan keahlian dan jaringan terpercaya di pasar lainnya.

Membantu Bisnis Mengatasi Tantangan Lintas Negara

Salah satu inisiatif utama yang sedang diperluas di seluruh jaringan PS Centre adalah Business Growth Clinic.

Konsepnya sederhana.

Perusahaan tidak selalu mengetahui tenaga profesional seperti apa yang mereka butuhkan. Perusahaan hanya tahu bahwa ada masalah yang perlu diselesaikan.

Sebuah perusahaan manufaktur, misalnya, dapat memproduksi berbagai komponen dari produk yang sama di beberapa negara dan membutuhkan bantuan untuk memahami bagaimana perubahan tarif memengaruhi bisnis mereka.

Sebuah perusahaan jasa profesional mungkin ingin mengakses talenta di pasar lain, tetapi belum yakin bagaimana menyusun operasionalnya.

Perusahaan lainnya mungkin sedang mencari mitra di luar negeri, mempertimbangkan akuisisi, atau berusaha memahami bagaimana perubahan geopolitik dapat memengaruhi lokasi investasinya berikutnya.

Daripada harus menentukan sendiri tenaga profesional mana yang perlu dihubungi terlebih dahulu, perusahaan dapat membawa permasalahannya ke Business Growth Clinic.

Bergantung pada permasalahan yang dihadapi, akuntan, pengacara, spesialis pajak, penilai, konsultan, dan tenaga profesional lainnya dapat bekerja sama untuk memahami permasalahan tersebut dan menghubungkan perusahaan dengan keahlian yang dibutuhkannya.

Perusahaan di Indonesia juga dapat memanfaatkan Business Growth Clinic melalui ekosistem PS Centre.

Perusahaan Singapura yang menghadapi persoalan bisnis di Vietnam dapat memperoleh akses ke tenaga profesional melalui PS Centre Ho Chi Minh City. Perusahaan Indonesia yang ingin membangun operasional di Singapura dapat terhubung dengan tenaga profesional melalui PS Centre Singapura. Sementara itu, perusahaan yang sedang menjajaki peluang di Tiongkok dapat memperoleh dukungan melalui Hongqiao.

Seiring dengan berkembangnya jaringan PS Centre, jangkauan Business Growth Clinic juga akan semakin luas.

Mr Lee Boon Teck, President of the Institute of Singapore Chartered Accountants (ISCA), mengatakan: "Perusahaan tidak selalu mengetahui tenaga profesional seperti apa yang mereka butuhkan. Mereka hanya tahu bahwa ada masalah yang perlu diselesaikan. Kekuatan PS Centre terletak pada jaringan yang kami bangun bersama: menghubungkan bisnis dengan keahlian profesional, jaringan terpercaya, dan berbagai peluang di pasar. PS Centre Alliance dapat membantu perusahaan di Singapura dan Indonesia membangun koneksi yang mereka perlukan untuk berkembang di kawasan ini."

Menghubungkan Bisnis dengan Keahlian Profesional

Inisiatif ini dipimpin oleh PS Centre Alliance, yang terdiri atas: Association of Small & Medium Enterprises, Institute of Valuers & Appraisers Singapore, Singapore Business Federation, Singapore Chinese Chamber of Commerce & Industry, Singapore Manufacturing Federation, Tax Academy of Singapore, The Law Society of Singapore, Institute of Singapore Chartered Accountants (ISCA).

Aliansi ini mempertemukan organisasi yang mewakili kedua sisi kebutuhan tersebut: bisnis yang mencari peluang dan perusahaan jasa profesional yang memiliki keahlian untuk membantu mereka memanfaatkan peluang tersebut.

Di Indonesia, para mitra PS Centre Alliance membangun hubungan dengan berbagai organisasi bisnis dan profesional lokal, termasuk Indonesian Employers Association (APINDO), Singapore Chamber of Commerce Indonesia, The Indonesia Capital Market Institute (TICMI), dan Kongres Advokat Indonesia (KAI).

Hubungan ini akan membantu menghubungkan bisnis dengan pihak-pihak yang memahami pasar lokal, sekaligus menghubungkan mereka dengan jaringan PS Centre yang lebih luas.

Membangun Kapabilitas Keberlanjutan di Indonesia

ISCA dan Universitas Sahid (USAHID) akan menjalin kerja sama selama tiga tahun untuk memperkuat kapabilitas di bidang keberlanjutan di Indonesia.

Kerja sama ini akan memberikan akses terhadap ISCA Sustainability Professional Certification bagi mahasiswa, anggota fakultas, alumni, dan peserta USAHID lainnya yang memenuhi persyaratan. Kerja sama ini juga akan mendukung pembelajaran dan berbagi pengetahuan mengenai pelaporan keberlanjutan serta bidang-bidang terkait.

Kolaborasi ini bertujuan menghubungkan pembelajaran akademis dengan praktik profesional serta membangun lebih banyak tenaga profesional yang dapat mendukung perusahaan seiring dengan berkembangnya persyaratan di bidang keberlanjutan.

Prof. Dr. Ir. Giyatmi, M.Si., Rektor Universitas Sahid, mengatakan: "Hadirnya ekosistem Professional Services Centre bagi dunia usaha di Indonesia merupakan langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antara komunitas profesional dan bisnis di Indonesia dan Singapura. Kami percaya bahwa ekosistem ini dapat menjadi wadah yang bermanfaat untuk pertukaran pengetahuan, pengembangan profesional, serta mempererat hubungan antara dunia akademis dan industri. Universitas Sahid dengan senang hati mendukung inisiatif ini dan berharap dapat berkontribusi dalam mengembangkan tenaga profesional yang siap menghadapi masa depan serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan regional."

Kolaborasi di Indonesia ini menjadi langkah berikutnya dalam membangun jaringan regional yang memungkinkan bisnis, perusahaan jasa profesional, dan mitra lokal saling terhubung di berbagai pasar.

Ketika semakin banyak perusahaan mencari peluang pertumbuhan di luar pasar asal mereka, tujuannya sederhana: ketika sebuah bisnis melihat peluang lintas negara, mereka tidak perlu memulai dari nol.

Untuk kutipan tambahan dari para mitra PS Centre Alliance, silakan merujuk pada Lampiran yang terlampir.***(Media OutReach Newswire)

Posting Komentar

0 Komentar