Iran-AS Didesak Kembali ke Meja Perundingan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Amerika Serikat dan Iran untuk segera melanjutkan pembicaraan menuju penyelesaian konflik yang sedang berlangsung.



"[Guterres] mendesak Republik Islam Iran dan Amerika Serikat untuk melanjutkan negosiasi menuju penyelesaian damai dan berkelanjutan sesegera mungkin," kata Juru Bicara Stephane Dujarric dalam konferensi pers, Senin.

Pernyataan itu disampaikan ketika membahas berakhirnya periode negosiasi 60 hari yang ditetapkan oleh Presiden AS Donald Trump berdasarkan ketentuan Kesepakatan Iran yang ditandatangani di Versailles pada 18 Juni.

Selain itu, Guterres meminta Washington dan Teheran untuk menurunkan retorika mereka dan berupaya mencegah dimulainya kembali aksi militer.

Pada 8 Juli, Trump menyatakan bahwa gencatan senjata yang dicapai dengan Iran pada malam 18 Juni tidak lagi berlaku.

Militer AS sejak itu telah melakukan beberapa serangan terhadap Iran. Komando Pusat AS mengklaim telah menanggapi tindakan Teheran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz

Iran kemudian membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS di seluruh Timur Tengah, dan menuduh Washington melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Dalam beberapa minggu terakhir, Washington dan Teheran, dengan bantuan mediator Timur Tengah, telah berupaya menyepakati syarat-syarat kesepakatan baru untuk mengakhiri konflik.

Trump mengatakan pada 9 Agustus bahwa Washington bernegosiasi dengan Teheran dengan setengah hati, sementara situasi ekonomi Iran diduga memburuk.***(Berita Antara)

Sumber: Sputnik

Posting Komentar

0 Komentar