Belanda sedang membentuk organisasi khusus untuk secara sistematis mengidentifikasi dan melawan campur tangan asing dalam pemilihan umum, dan juga memperkenalkan sistem pemungutan suara baru, kata Menteri Dalam Negeri Belanda Pieter Heerma.




"Saya tengah mengupayakan legislasi dan pembentukan organisasi yang dapat secara sistematis mendeteksi manipulasi dan campur tangan informasi asing," menurut kutipan pernyataan menteri tersebut dalam suratnya kepada parlemen yang dimuat di surat kabar NL Times.

Struktur serupa sudah ada di Prancis, Jerman, dan Swedia, menurut laporan tersebut pada Kamis.

Sementara, Belanda dilaporkan telah meningkatkan sejumlah strategi setelah adanya laporan tentang upaya untuk memengaruhi pemilih yang berada di luar negeri dengan menyebarkan informasi palsu secara daring selama pemilihan kota.

Selain itu, kabinet itu juga ingin beralih ke format pemungutan suara baru mulai 2029: surat suara baru hanya akan mencantumkan partai dan nomor kandidat, tanpa nama mereka. Sistem itu telah berhasil diuji di beberapa kotamadya, menurut catatan laporan tersebut.

Pada Maret, stasiun penyiaran Rijnmond melaporkan bahwa pihak berwenang di kota Gorinchem, Belanda, telah meluncurkan penyelidikan atas dugaan kecurangan pemilu dalam pemilihan umum kota.***(Berita Antara)

Sumber: Sputnik/RIA Novosti