Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengapresiasi pemerintah dan masyarakat Indonesia atas solidaritas, dukungan, dan perhatian kepada rakyat Iran.
"Kami menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia atas solidaritas, dukungan, dan perhatian yang diberikan kepada rakyat Iran," kata Boroujerdi dalam sebuah pesan video yang diunggah di medsos resminya, Rabu.
Ia mengatakan rakyat Indonesia memberikan dukungan dengan berbagai cara, mulai dari mengirim ratusan karangan bunga, ratusan hingga ribuan surat, bahkan datang langsung ke Kedutaan Besar Iran di Jakarta untuk menyampaikan belasungkawa dan mengutuk serangan AS-Israel.
"Semoga semangat kemanusiaan, persaudaraan, serta solidaritas antara Indonesia dan Iran tetap terjaga dan semakin kuat," katanya.
Dubes Boroujerdi menjelaskan sejak 28 Februari lalu Iran diserang secara brutal dan kejam oleh musuh Zionis dan Amerika yang imperalis, di mana setiap jamnya rumah-rumah penduduk Iran dibom.
"Musuh tidak mematuhi kode etik atau perilaku internasional yang harus dipatuhi pada masa perang, mulai dari menyerang sekolah dasar, membunuh anak-anak, hingga membuat pemimpin spiritual Iran menjadi Syahid," katanya.
Selain itu, katanya, musuh juga menyerang kapal fregat Dena, pusat-pusat kebudayaan dan sejarah, universitas, infrastruktur negara, lingkungan, warga sipil serta menciptakan polusi lingkungan yang parah.
"Musuh tidak menahan diri dari apapun dan telah melanggar semua garis merah etika dan kebiasaan internasional," katanya.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.***(Berita Antara)


0 Komentar